Blog Personal tentang tips Belajar SPSS dan Statistik.

Analisis Faktor Konfirmatori

Analisis faktor konfirmatori atau sering disebut Confirmatory Factor Analysis (CFA) digunakan untuk menguji dimensionalitas suatu konstruk, yaitu melakukan pengukuran model (measurement model) untuk menguji validitas dan reliabilitas dari indikator-indikator pembentuk konstruk laten tersebut.


Seperti yang telah diterangkan pada postingan yang lalu, bahwa suatu konstruk dapat berbentuk unidimensional atau multidimensional. Untuk melakukan CFA terdapat perbedaan, dimana bentuk unidimensional dapat dilakukan dengan First Order Confirmatory Factor Analysis, dan bentuk multidimensional dapat dilakukan dengan Second Order Confirmatory Factor Analysis.


Berikut ini contoh dari bentuk unidimensional yang dilakukan dengan First Order Confirmatory Factor Analysis:



Dari hasil output estimasi LISREL di atas dapat dilihat bahwa semua indikator pembentuk konstruk first order kepuasan kerja memiliki nilai loading factor > 0,50 sehingga dapat disimpulkan bahwa semua indikator adalah valid. Dapat dilihat pula bahwa hasil goodness of fit model sangat baik.





Ayo Like Facebooknya
Tag : LISREL, SEM

Share this:

Share this with short URL: Get Short URLloading short url

Berlangganan :
Masukan e-mail Anda untuk mendapatkan kiriman artikel terbaru dari langsung di pesan kotak masuk.

feedburner


Anda telah membaca artikel :
Analisis Faktor Konfirmatori
Semoga bermanfaat, Terima kasih.
Cara style text di komentar Disqus:
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar

Back To Top