Analisis regresi bertujuan menduga persamaan regresi. Sementara dalam analisis korelasi meliputi dua aspek. Pertama, mengukur kesesuaian garis regresi terhadap data sampel atau disebut koefisien determinasi dan kedua, mengukur keeratan hubungan antar varaibel atau disebut korelasi.
Koefisien Korelasi
Koefisien korelasi linier sederhana (r) adalah akar dari koefisien determinasi linier sederhana (r2).
![\dpi{120} r=\sqrt{r^{2}}=\frac{\left n\sum XY-\sum X \sum Y \right }{\left [ n\sum X^{2}-(\sum X)^{2}\right ]\left [ n\sum Y^{2}-\left (\sum Y)^{2} \right ]}](http://latex.codecogs.com/gif.latex?%5Cdpi%7B120%7D%20r=%5Csqrt%7Br%5E%7B2%7D%7D=%5Cfrac%7B%5Cleft%20n%5Csum%20XY-%5Csum%20X%20%5Csum%20Y%20%5Cright%20%7D%7B%5Cleft%20[%20n%5Csum%20X%5E%7B2%7D-%28%5Csum%20X%29%5E%7B2%7D%5Cright%20]%5Cleft%20[%20n%5Csum%20Y%5E%7B2%7D-%5Cleft%20%28%5Csum%20Y%29%5E%7B2%7D%20%5Cright%20]%7D)
nilai r terletak antara -1 dan +1.
Bila Y cenderung naik seiring dengan kenaikan X, maka garis regresi memiliki kemiringan positif (b>0) dan r akan bernilai positif, dalam hal ini dikatakan terdapat korelasi positif atau langsung. Bila Y cenderung turun seiring dengan kenaikan X maka garis regresi memiliki kemiringan negatif (b<0) dan r akan bernilai negatif. Dalam hal ini dikatakan terdapat kkorelasi negatif atau terbalik. Jika semua titik-titik observasi tepat di atas garis regresi maka r akan bernilai +1 atau -1, dalam hal ini dikatakan terdapat korelasi sempurna. Jika garis regresi horisontal (b=0) maka r2=0 dan r=0, dikatakan tak ada korelasi antar variabel Y dan X.
Misalkan, suatu sampel random sebanyak 10 keluarga bertujuan untuk melihat hubungan antara pengeluaran konsumsi (Y) dengan pendapatan keluarga (Xi). Hasil pengamatan itu dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
![\dpi{120} r=\frac{10(205500)-(1700)(1110)}{\sqrt\left [{10(322000)-(1700)^{2}} \right ]\left [ 10(132100)-(1110)^{2} \right ]}](http://latex.codecogs.com/gif.latex?%5Cdpi%7B120%7D%20r=%5Cfrac%7B10%28205500%29-%281700%29%281110%29%7D%7B%5Csqrt%5Cleft%20[%7B10%28322000%29-%281700%29%5E%7B2%7D%7D%20%5Cright%20]%5Cleft%20[%2010%28132100%29-%281110%29%5E%7B2%7D%20%5Cright%20]%7D)
Jawab:
![\dpi{120} r=\frac{10(205500)-(1700)(1110)}{\sqrt\left [{10(322000)-(1700)^{2}} \right ]\left [ 10(132100)-(1110)^{2} \right ]}](http://latex.codecogs.com/gif.latex?\dpi{120} r=\frac{10(205500)-(1700)(1110)}{\sqrt\left [{10(322000)-(1700)^{2}} \right ]\left [ 10(132100)-(1110)^{2} \right ]})
r = 0,9808
Koefisien Korelasi
Koefisien korelasi linier sederhana (r) adalah akar dari koefisien determinasi linier sederhana (r2).
nilai r terletak antara -1 dan +1.
Bila Y cenderung naik seiring dengan kenaikan X, maka garis regresi memiliki kemiringan positif (b>0) dan r akan bernilai positif, dalam hal ini dikatakan terdapat korelasi positif atau langsung. Bila Y cenderung turun seiring dengan kenaikan X maka garis regresi memiliki kemiringan negatif (b<0) dan r akan bernilai negatif. Dalam hal ini dikatakan terdapat kkorelasi negatif atau terbalik. Jika semua titik-titik observasi tepat di atas garis regresi maka r akan bernilai +1 atau -1, dalam hal ini dikatakan terdapat korelasi sempurna. Jika garis regresi horisontal (b=0) maka r2=0 dan r=0, dikatakan tak ada korelasi antar variabel Y dan X.
Misalkan, suatu sampel random sebanyak 10 keluarga bertujuan untuk melihat hubungan antara pengeluaran konsumsi (Y) dengan pendapatan keluarga (Xi). Hasil pengamatan itu dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Jawab:
r = 0,9808




