Loading
Random Posts »

Regresi Linear

Bookmark and Share




















Cara penggunaannya relatif mudah, sobat tinggal input data untuk masing-masing variabel X dan Y. Input datanya secara horizontal dan antar item data dipisahkan dengan koma. O iya, calculator ini hanya bisa menghitung 2 variabel saja. Outputnya berupa persamaan regresi, yang terdiri dari nilai slope dan nilai intercept. Untuk lebih jelasnya, saya akan berikan contoh soal.

Misalkan, suatu sampel random sebanyak 10 keluarga bertujuan untuk melihat hubungan antara pengeluaran konsumsi (Y) dengan pendapatan keluarga (Xi). Hasil pengamatan itu dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Kelompok (Y)
Pendapatan (X)
XY
70
65
90
95
110
115
120
140
155
150
80
100
120
140
160
180
200
220
240
260
5600
6500
10800
13300
17600
20700
24000
30800
37200
39000
6400
10000
14400
19600
25600
32400
40000
48400
57600
67600
4900
4225
8100
9025
12100
13225
14400
19600
24025
22500
= 1110
= 1700
= 205500
= 322000
= 132100
sumber: Mulyono, Sri. Statistika Untuk Ekonomi. Edisi kedua. LPFEUI. 2003.

Jawab:











sehingga persamaan regresi sampelnya :

Hasil dari persamaan regresi di atas dapat diinterpretasikan bahwa jika X naik satu satuan maka Y akan bertambah sebesar 0,5091. Bila b = 0 berarti tak ada hubungan antara Y dan X dan regresi sampelnya merupakan garis horizontal. Garis regresi sampel dapat digambarkan dengan mengambil dua pasang titik (X,Y) secara sembarang.

Sekarang sobat coba menggunakan widget Linear regression calculatoruntuk mencari nilai persamaan regresi tersebut. Cara pemakaiannya seperti yang dijelaskan di atas.

TERIMA KASIH atas kunjungan Anda di Belajar SPSS, pada artikel tentang Regresi Linear dengan url http://blogtutorialspss.blogspot.com/p/regresi-linear.html. Silahkan di bookmark jika artikel Regresi Linear ini cukup bermanfaat dan jangan lupa kasih Jempol-nya atau klik tombol share:
Bookmark and Share